Pages

Tuesday, January 24, 2012

Rahasia Keberkahan di Pagi Hari

Rahasia Keberkahan di Pagi Hari
BERKAH DIPAGI HARI - Jika kita lihat kondisi kaum muslimin saat ini, maka kita akan melihat mereka sering bermalas-malasan di waktu pagi. Mereka lebih senang bermalas-malasan di waktu yang penuh berkah ini hingga matahari terbit atau meninggi. Padahal yang diajarkan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak demikian. Beliau adalah orang yang gemar memanfaatkan waktu pagi. Begitu pula hal ini dilakukan oleh para sahabat dan para ulama yang menjadi suri tauladan kita dalam amal dan akhlaq. Mereka semua adalah orang-orang yang senantiasa memanfaatkan waktu pagi

Waktu yang berkah adalah waktu yang penuh kebaikan. Waktu pagi telah dido’akan khusus oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai waktu yang berkah. Dari sahabat Shokhr Al Ghomidiy, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”

Apabila Nabi shallallahu mengirim peleton pasukan, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengirimnya pada pagi hari. Sahabat Shokhr sendiri (yang meriwayatkan hadits ini, pen) adalah seorang pedagang. Dia biasa membawa barang dagangannya ketika pagi hari. Karena hal itu dia menjadi kaya dan banyak harta. Abu Daud mengatakan bahwa dia adalah Shokhr bin Wada’ah. (HR. Abu Daud no. 2606. Hadits ini dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan Abi Daud)

Ibnu Baththol mengatakan, “Hadits ini tidak menunjukkan bahwa selain waktu pagi adalah waktu yang tidak diberkahi. Sesuatu yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (pada waktu tertentu) adalah waktu yang berkah dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebaik-baik uswah (suri teladan) bagi umatnya. Adapun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengkhususkan waktu pagi dengan mendo’akan keberkahan pada waktu tersebut daripada waktu-waktu yang lainnya karena pada waktu pagi tersebut adalah waktu yang biasa digunakan manusia untuk memulai amal (aktivitas). Waktu tersebut adalah waktu bersemangat (fit) untuk beraktivitas. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengkhususkan do’a pada waktu tersebut agar seluruh umatnya mendapatkan berkah di dalamnya.” (Syarhul Bukhari Libni Baththol, 9/163, Maktabah Syamilah

Orang yang cerdas tentu tidak demikian. Tentu dia tidak akan menyia-nyiakan waktu pagi. Malah dia isi dengan melakukan amalan sholeh ataupun mencari nafkah. Begitu juga kami nasehatkan kepada para pedagang, manfaatkanlah waktu pagi dengan sebaik-baiknya. Janganlah cuma malas-malasan di waktu pagi. Alangkah baiknya jika kita dapat menawarkan dagangan kita kepada para pelanggan di waktu pagi, membuka toko atau warung kita di waktu pagi (bahkan mungkin ba’da shubuh), niscaya kita akan mendapatkan keberkahan sebagaimana yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam janjikan.

Keberkahan juga dicari para shahabat Nabi, agar bisa memperbesar manfaat bagi orang lain, menegakkan agama Allah, hingga mereka giat mengejar keberkahan dengan sedekah, berdagang, dan memanfaatkan sunnah agar giat di waktu pagi hari. Semoga Allah memudahkan kita dalam mencari ilmu, beramal dan selalu dimudahkan pula dalam mencari rizki yang thoyib dan berkah. Diberikan keselamatan di Dunia dan terlebih di akhirat. Amin
READ MORE - Rahasia Keberkahan di Pagi Hari

Sunday, January 22, 2012

Pilih Yang MAHA MENCINTAI

PILIH YG MAHA MENCINTAI KITA - Mengapa kita melabuhkan cinta begitu besarnya pada manusia? Padahal kita tahu tak ada yang abadi di dunia ini. Terkadang kita lupa, matahari yang hidup dan mengisi hidup itu adalah hamba dari Penguasa kehidupan, kehidupan kita, kehidupan matahari. Satu waktu matahari harus pergi, walau ia tak pernah meminta, walau pinta tak pernah kita ucapkan. Jadi, ia akan pergi, apapun yang terjadi. Karena ini adalah kehendak-Nya.

Segala yang ada di dunia ini tidak pernah abadi, karenanya ia bisa pergi. Selamanya, bukan sementara. Inilah dunia. Senang atau tidak, kita hanya bisa terima. Namanya cinta itu kelak akan hilang. Mungkin tak cuma pupus, tapi tak berbekas, tak berjejak. Hanya cinta yang begitukah yang kita inginkan? Mengapa kita melabuhkan cinta begitu besarnya pada manusia? Padahal kita tahu tak ada yang abadi di dunia ini.

Sobat jamaah yg dirahmati Allah, Bagi yg ingin gabung jd agen buku Yusuf Mansur periode yg baru, kite dagang bareng, bs daftarin di www.bukuyusufmansur.com. Bagi yg mau lgsg lewat FB ini bisa dipersilahkan taro data, Insya Allah bakalan di follow up (Nama) (Kota aja) (No-Hp/Tlp) di e-mail : agenbuku_wh@yahoo. com. Proses konfirmasinya dilakukan bertahap. Makasih
READ MORE - Pilih Yang MAHA MENCINTAI

MENJADI KELUARGA ALLAH SWT

MENJADI KELUARGA ALLAH SWT - Kini Alquran tidak lagi menjadi panduan dalam memandang hidup dan kehidupan ini. Akibatnya, sangat jarang atau mungkin sangat langka pada zaman ini kita menemukan seorang Muslim yang ucapan dan perbuatannya benar-benar sesuai dengan kandungan Alquran. Sebaliknya, cukup banyak umat Islam yang mulai asing dengan kitab sucinya. Padahal, Alquran adalah mukjizat akhir zaman yang dijamin kebenaran dan keautentikannya oleh Allah SWT. Hal ini Allah SWT tegaskan dalam firman-Nya, “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alquran, dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya.” (QS 15: 9).

Sesibuk apa pun, setiap Muslim wajib membaca dan menadaburi Alquran.
Alquran adalah firman Allah SWT. Membacanya akan mendatangkan pahala besar, menadaburinya akan meneguhkan keyakinan, dan mengamalkannya akan mengundang keridaan Allah SWT. Bahkan, Allah SWT akan menjadikan mereka sebagai anggota keluarga-Nya. “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia. Beliau ditanya, ‘Siapa mereka wahai Rasulullah?’ Rasul SAW menjawab, ‘Mereka adalah ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah, dan orang-orang khusus-Nya.’” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

Banyak keutamaan lain bagi kaum Muslimin yang mau membaca dan menadaburi Alquran. Satu di antara keutamaan membaca Alquran adalah berupa pahala yang besar. Kita simak hadist yang artinya, “Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Alquran), maka dengannya ia akan mendapat satu kebaikan; satu kebaikan dilipatgandakan menadi sepuluh kali; aku tidak mengatakan alif lam mim adalah satu huruf, tapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud ra).

Dalam riwayat yang lain, Rasulullah SAW menegaskan bahwa mempelajari Alquran itu sangat besar pahalanya. “Hendaklah seorang di antara kamu berangkat setiap hari ke masjid, lalu mempelajari dua ayat dari Kitabullah (Alquran). Itu lebih baik baginya daripada dua ekor unta. Jika bisa tiga (ayat), ya tiga (ayat), hadiah untanya sebanyak jumlah ayat-ayat (yang dipelajari) itu.” (HR Muslim).
READ MORE - MENJADI KELUARGA ALLAH SWT

NIKMAT HARI JUM'AT

JUM'AT RAHMAT - Nikmat itu kadang-kadang gak disadarin saat ada, tetapi kalo nikmat itu beneran udah hilang dan gak kesisa, barulah manusia benar-benar berasa tuh, kenapa dulu lagi ada, gak sedekah, lagi sehat seger buger kenapa gak digunain rajin ibadah, dan nikmat yg paling besar adalah nikmat waktu alias umur, makanya ni jum'at gedein dah sedekahnya, ngaji, shalawatnya,sungkem maafan sm org tua, kerabat..sapa tau jum'at yg terakhir, biasanya yg remehin ni yg kena hehehe, smmangat ya bramal shaleh, sebarin dah di BM, SMS biar sama2 dpt Rahmat Allah SWT, jgn sndirian aje, minimal kluarga..smg smua dpt Rahmat, amin sama2 kt doain yg aktif. Yg gak aktif nyebar, dan brbuat, wah bisa2 ga kdapetan doanya.
READ MORE - NIKMAT HARI JUM'AT

EGOIS



KEEGOISAN - Seringkali orang yang egois tidak menyadari keegoisannya. Ia terlalu sibuk mengejar kenikmatan untuk dirinya sendiri, sehingga tak sempat mengevaluasi dirinya. Setelah nanti badannya semakin lemah, hartanya semakin berkurang, populeritasnya menurun atau jabatannya hilang, ia baru menyadarinya.
Orang-orang yang tadinya mengelilingnya karena mengharapkan harta, popularitas atau jabatanya satu persatu akan pergi menjauhinya. Biasanya hal ini terjadi ketika usianya telah lanjut, sehingga masa tuanya dihabiskan dalam kondisi terkucil. Hanya penyesalan yang akhirnya di dapat. Ia tak sempat lagi beramal untuk orang lain. Ia akan merugi di akhirat kelak karena waktunya habis untuk mementingkan diri sendiri, bukan yang seharusnya ia lakukan yaitu memberikan manfaat bagi orang lain.
READ MORE - EGOIS